Binaan yang runtuh

26 Dec

Bukan sedikit masa yang diambil,

Bukan sedikit wang yang diguna,

Bukan sedikit keseronokan usia muda yang dikorbankan,

Bukan sedikit keinginan hati ditangguhkan.

 

Tetapi waktu bertahun yang lama itu,

Wang yang diguna itu,

Keseronokan usia muda serta masa lapang yang dikorbankan itu,

Hanya bertahan sangat sekejap,

Tiba-tiba ia runtuh sekelip mata!

 

Medan yang berbeza, ia meragut segala usaha itu..

Susah payah bertahun itu,

Kekuatan hati yang dijaga itu..

Jahiliah meruntuhkan dalam sekelip mata!

 

Jalan mana perlu ku lalui?

Supaya ku dapat kembali hati yang dulu?

Hati yang sensitif terhadapa dosa, takut pada Ilahnya.

Hati yang cenderung kepada kebaikan?

 

Teman bagaimana yang harus ku cari?

Supaya mereka tidak putus-putus membantu dan menguatkan ku?

Tidak meninggalkanku saat aku benar-benar perlukan bimbingan?

Yang tidak biarkan ku sendiri lagi?
Aku rindu…

Rindu pada hati yang sensitif itu…

Rindu pada akhlak yang baik itu…

Rindu pada kerajinan yang dulu…

Rindu pada teman yang menguatkan itu…

One Response to “Binaan yang runtuh”

  1. Dian January 31, 2014 at 11:33 pm #

    T.T Masya Allah

Ingin berkongsi? Luahkan.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: