Kita kembali beriman

27 Feb

Setiap kali kita melakukan dosa, satu titik hitam hinggap di hati.

Kadang dunia seakan menghimpit, musuh menyerang dari segenap arah – atas, bawah, hadapan, belakang, kiri atau kanan? Luar dan dalam? Namakan sahaja, ia pasti menyerang setiap anak adam yang beriman. Syaitan dan nafsu yang tidak dikawal yang pasti akan mengheret manusia ke lembah kebinasaan.

Maka sebagai seorang manusia yang ada kelemahan, kita pun jatuh terduduk. Atau mungkin jatuh tersembam? Sedar akan kesilapan lalu maka kita cepat-cepat bertaubat, menyesali akan dosa-dosa lalu.

Kemudian hari berganti hari, kita melakukan maksiat lagi. Solat tertinggal, mulut mengumpat, bertempuk tampar, kasar dengan ibu bapa, mengkhianati kawan , melihat cerita-cerita yang tidak soleh. Ah terlalu banyak dosa yang dilakukan. Maka apabila tersedar, kita kembali insaf. Diri sujud menghinakan diri di hadapan Allah. Air mata habis keluar menangisi dosa-dosa lampau.

Kita berdoa,

“Ya Allah, aku lalai lagi. Ampunkan dosa aku Ya Allah. Aku nak bertaubat. Benar-benar berubah”

Hari berlalu lagi, kemudian entah bagaimana keseronokan dunia buat kita lupa tangisan taubat kita dulu. Kita lalai lagi, kita leka lagi. Masa lebih banyak dihabiskan untuk bermaksiat kepadaNya. Kemudian dosa yang sama kita ulang lagi. Kita tersedar dan bertaubat lagi. Begitulah tindakan kita, jatuh dan bangun kembali sampai satu saat kita bertanya pada diri,

“Sampai bila aku harus begini? Sampai bila Allah akan mengampuni dosaku?”

Ketahuilah sahabat-sahabatku, walau setinggi gunung pun dosa mu, Allah tidak akan jemu mengampunkan dosamu sehinggalah kita sendiri yang jemu memohon ampun.

Sudah jemu bertaubat

Merasa jemu. Itulah yang kita paling takutkan. Apabila kita berterusan berbuat dosa, takut-takut kita sendiri yang jemu meminta ampun daripada Allah SWT. Sehinggakan ketika saat Allah hendak menarik nyawa kita, kita belum sempat bertaubat! Nauzubillah. Allah, Dia tidak pernah jemu. Malah kegembiraanNya menerima si pendosa yang bertaubat pernah diceritakan oleh Rasulullah SAW dalam satu hadis,

“Sesungguhnya Allah lebih bergembira terhadap taubat hamba-Nya ketika ia bertaubat kepada-Nya, daripada seorang dari kamu yang sedang naik kenderaan (unta)nya di padang pasir, lalu unta itu lepas darinya sedangkan makanan dan minumannya ada di atas unta itu. Maka dia berputus asa, lalu dia datang ke sebuah pohon dan berbaring di bawahnya dengan perasaan putus asa. Ketika dalam keadaan demikian tiba-tiba untanya sudah berdiri di sisinya, lalu dia pegang kendalinya, kemudian dia berkata – karena sangat gembiranya – ‘Ya Allah, Engkau adalah hambaku dan aku adalah Tuhan-Mu’. Dia salah ucap karena sangat gembiranya”

Hadis Riwayat Muslim

Ayuh kembali beriman

Dalam satu hadis lain, Rasulullah SAW ada menyebut,

“Tidak akan mencuri seorang pencuri, sekiranya ketika dia mencuri itu dia beriman. Tidak akan berzina seorang penzina, sekiranya ketika dia berzina itu dia beriman. Tidak akan meminum arak seorang peminum arak, sekiranya ketika dia meminum arak itu dia beriman.”

Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim

Maksudnya, ketika kita sedang melakukan dosa itu, tidak ada iman dalam diri kita. Jika kita ini beriman, pasti kita akan tahu bahawa Allah sedang mengawasi kita dan kita tak berani melaksanakan maksiat tersebut.Disebabkan hilangnya iman kita ketika itu, maka kita pun tertipu lantas melaksanakan maksiat tersebut.

Walau bagaimanapun, masih belum terlambat untuk kita kembali beriman. Kembali menyesali dan bertaubat kembali akan dosa-dosa yang telah kita laksanakan sebelum Allah menutup pintu taubat.

Wahai diri, ayuhlah kembali beriman!

Wallahualam.

Ingin berkongsi? Luahkan.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: