Puisi: Gaza, doaku jangan bermusim

3 Sep

 

Gaza,layakkah kami bergelar saudaramu?

 

Saudaraku,

Ramadhan bakal meninggalkan kita,

Tinggal beberapa hari untuk kita menjenguk Syawal,

Tiba-tiba diriku teringat akan dirimu,

Bagaimanakah keadaanmu di Gaza sana?

 

Saudaraku,

Aku menghitung-hitung,

Bilakah kali terakhir engkau muncul dalam doaku.

Adakah ketika dunia kecoh dengan bantuan terbesar dari Turki dan seangkatan?

Atau ketika kapal Mavi Marmara diserang Israel?

 

Ahh hipokritnya aku,

Mendoakanmu mengikut musim,

Jika dunia kecoh,aku turut sibuk mempertahankanmu,

Jika dunia bersemangat,aku mula berapi-api menyumpah musuh kita.

 

Saudaraku,

Layakkah aku bergelar seorang saudara buatmu?

Tiada kata dapat ku ukir,

Melainkan memohon kemaafan daripada dirimu dan keluargamu,

Yang tidak serik-serik mempertahankan Al-Quds,

Sedangkan aku terus-terus berada dalam kesenangan.

 

Saudaraku,

Setulus doa kukirimkan buat dirimu disana,

Moga diriku dan umat Islam seluruhnya diberi kekuatan,

Untuk terus menerus mendoakanmu usai setiap solat kami,

Moga kami dapat menjadi sehebat dirimu,

Menegakkan Islam dalam diri dan medan kami masing-masing.

 

Palestin..

Moga terus mekar di hati

Ingin berkongsi? Luahkan.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: