Nyalaan kehidupan

26 Oct
Mencari sinar..nyala kehidupan

Mencari sinar..nyala kehidupan

Bismillahirrahmanirrahim.

   Teman-teman,pernahkah kita terfikir tentang kegemilangan dalam hidup kita ini?Saya selalu terfikir tentang perkara ini.Hidup ini adalah sejarah yang paling bermakna dalam usia seseorang.Setiap manusia apabila nyawanya berada di kerongkong,rentetan peristiwa dalam kehidupannya akan terputar dengan sangat pantas..ala-ala video yang di rewind pada kelajuan maksimum gitu.Yang baik maupun yang buruk,semuanya akan muncul.Tetapi saat itu,kemampuan kita sudah terbatas,terhenti di situ buat selma-lamanya.Taubat mahupun penysalan dah pun out of date.Noktah buat sebuah kehidupan…

   Kawan-kawan seperjuangan,saat ini saya sedang berfikir tentang nyalaan kehidupan.Tentu setiap dari kita pernah merasai kegelapan dalam hidup.Mungkin ketika kita sedih,atau mungkin juga kecewa,segala cita-cita tak tercapai dek usaha dan angan-angan.Beratnya hidup ketika itu.Detik-detik seperti ini apa yang diperlukan adalah sebuah cahaya untuk kembali menyalakan harapan..apa ya cahaya yang mampu menyalakan hidup ini?Cahaya yang bisa menerangi kehidupan barzakh dan kehidupan akhirat…apa ya? SPM yang hebat?..tak.Saya dah melalui detik itu.Tak ada apa-apa pun.Berada di atas berbanding orang lain…tak.Sesekali bertambah tertekan dengan kelemahan yang merantai diri.Ramainya saing dan kawan-kawan…tak,memang tak.Itu bukan nyalaan yang membahagiakan.Apa lagi yang kita miliki untuk menerangi perjalanan yang berbaki ini…?Apa…apa…apa..

   Hari ini saya terfikir tentang cita-cita Islam.Saya juga berfikir tentang kebesaran jiwa.Siapa kita untuk menanggung cita-cita orang lain…cita-cita Islam?Berangan-angan …barangkali.Tapi kawan-kawan sekalian..inilah nyalaan yang bisa membangkitkan jiwa yang lemah itu..jiwa yang sedang letih dengan resam kehidupan ini.Hanya ini yang berbaki…kerana bisnes inilah kita dihadirkan ke dunia ini.Dan kerana urusan inilah kita diganjarkan Allah dengan ganjaran yang baik…sekiranya kita melaksanakan misi ini.

    Dan orang-orang yang beriman,lelaki dan perempuan,sebahagian mereka menjadi penolong bagi yang lain.Mereka menyuruh berbuat yang makruf,dan mencegah dari mungkar,melaksanakan solat,mengeluarkan zakat,dan taat kepada Allah dan RasulNya.Mereka akan diberi rahmat oleh Allah.Sungguh,Allah Maha Perkasa Maha Bijaksana.

  Allah menjanjikan kepada orang-orang Mukmin lelaki dan perempuan syurga yang mengalir  dibawahnya sungai,mereka kekal didalmnya dan mendapat tempat yang baik di surga ‘Adn.Dan keredhaan Allah lebih besar.Itulah kemenangan yang agung. (At-Taubah : 71-72)

    Kawan-kawan penat dengan hidup yang begini?Hari-hari setiap angan-angan tak mampu menjadi realiti.Patahkah semangat untuk hari esok?Jangan…jangan sesekali.Tomorrow is another day.Selagi redha Allah menjadi impian,harapan itu akan sentiasa terbit kembali.Jika tidak subuh hari ni,barangkali waktu dhuha esok hari mentari akan memberi jawapan.Jika bukan sang mentari,bulan juga berupaya menerangi kelam malam dengan cahayanya.Kan..?

   Teman-teman seperjuangan,cahaya untuk kehidupan ini akan secerah matahari pagi sekiranya kita sentiasa menghubungkan kehidupan ini dengan kerajaan langit.Dialah yang memiliki kerajaan di bumi dan di langit.Tidak ada apa-apa yang sukar bagiNya,apatah lagi yang mustahil.Jika kita menelusuri sirah nabawiyah,tentu tidak adil arahan pengasingan Hajar di tengah padang pasir sedang Sarah bergembira bersama Ibrahim.Tetapi inilah awalnya kota Mekah.Disini terpancutnya zam-zam yang memberi rahmat kepada penduduk dunia.Beginilah warna-warni ketaatan dan kesabaran dalam mendapatkan redha Allah.Kepahitan hari ini untuk kemanisan hari esok…dengan syarat kita menempuhnya dengan keimanan dan adab seorang hamba.

    Ermmm…sukar pula rasanya.Tetapi kesukaran ini adalah penanda benarnya jalan yang ditempuh.Kesenangan.kekenyangan,ketawa,angan-angan,nafsu,wanita…adalah signal kita berada di persimpangan.Allah telah menceritakan dalam Al-Quran,dunia ini tempat berdiam (an-Naml:61),bukan tempat menetap.Tidak ada orang yang duduk diam lama-lama.Kan? Ini bermakna kehidupan yag perit ini terlalu sebentar.Sabarlah untuk beberapa ketika.Semua ini pasti ada kesudahannya,seperti pemain yang sedang berlumba,akan ada penamatnya.Menang atau kalah,piala atau lelah.Kan?

  Marilah jadi pemilik jiwa yang besar.Melihat dunia sebagai aset kehidupan akhirat.Dan telah menjadi tradisi pewaris jalan ini kesukaran bersama kesabaran.Kepenatan bersama kepuasan.Kekurangan bersama pertolongan.Ribuan telah berjaya dengan kegemilangan yang luar biasa.Umar dan kota Palestin,Al-Azizi dan kerajaan tnapa kemiskinan,Uthman dan dua puteri Rasulullah,Abu Ayyub Al-Ansari dan ganjaran syahid,Sumayah dan syurga buat keluarganya,Mus’ab dan bidadari syurga,Abdul Rahman bin Auf dan jaminan syurga,Al-Fatih dan Istanbul,hariq bin Ziyad,Usamah bin Zaid,Imam Bukhari,Imam Muslim,Imam Shafie dan Hanafi…dan ramai lagi!Mereka tidak menempuh jalan yang mudah semudah abc.Jika kita mahu menumpang di kafilah ini,kita harus melalui kesukaran yang berwajah serupa.

  Dan janganlah kamu merasa lemah ,dan jangan pula bersedih hati,sebab kau paling tinggi darjatnya,jika kamu orang yang beriman. (Ali-Imran :139)

  Cukupkanlah kehidupan ini dnegan keimanan biarpun keterbatasan menjadi pagar di setiap penjuru kehidupan.Selamat melangkah buat sekalian teman-teman!

~Perkongsian daripada seorang teman~

Nak pi mana?

Nak pi mana?

Ingin berkongsi? Luahkan.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: